Tangerang, 9–12 Juli 2026 — PT Karya Bahari Abadi (KBA), sebagai distributor resmi Yamaha Marine di Indonesia, turut ambil bagian dalam Indonesia International Search and Rescue Exhibition, Forum and Challenge (IISAR) 2026 yang diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk 2, Tangerang, Banten.
Keikutsertaan KBA Yamaha Marine bersama Garmin menjadi bagian dari upaya untuk memperkenalkan teknologi pendukung aktivitas kelautan sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam ekosistem keselamatan dan operasional di perairan.
IISAR 2026 yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 menjadi ajang internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang Search and Rescue (SAR), mulai dari lembaga pemerintah, organisasi SAR, komunitas, akademisi, pelaku industri, hingga perwakilan internasional.
Menurut informasi resmi Basarnas, IISAR 2026 mengintegrasikan tiga rangkaian utama, yaitu pameran teknologi SAR, forum internasional, dan kompetisi SAR Challenge. Sebanyak 28 negara turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Solusi Teknologi Kelautan di IISAR 2026
Dalam ajang tersebut, booth KBA Yamaha Marine & Garmin menjadi ruang bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat berbagai teknologi yang dapat mendukung aktivitas di perairan.
Melalui Yamaha Marine, KBA menghadirkan teknologi mesin tempel Yamaha untuk berbagai kebutuhan transportasi dan aktivitas kelautan. Sementara itu, Garmin melengkapi solusi tersebut melalui teknologi navigasi dan elektronik kelautan yang membantu pengguna memperoleh informasi secara lebih akurat serta mendukung efektivitas operasional di atas air.
Kombinasi kedua brand ini mencerminkan pendekatan KBA dalam menghadirkan solusi kelautan yang lebih terintegrasi. Performa mesin dapat didukung oleh teknologi navigasi dan elektronik yang membantu pengguna memahami kondisi di sekitar serta menjalankan aktivitas dengan tingkat kesiapan yang lebih baik.
Kehadiran di IISAR juga menjadi kesempatan bagi KBA untuk berinteraksi secara langsung dengan pelaku usaha, komunitas, dan pemangku kepentingan di sektor maritim. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam memahami perkembangan kebutuhan di lapangan sekaligus melihat peluang pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas kelautan di Indonesia.
Kolaborasi Teknologi untuk Aktivitas Kelautan yang Lebih Aman
Aktivitas di wilayah perairan memiliki tantangan yang beragam, mulai dari perubahan cuaca dan jarak pandang hingga karakteristik perairan serta kebutuhan komunikasi dan navigasi. Dalam kondisi tersebut, kesiapan teknologi menjadi salah satu elemen yang dapat mendukung pengambilan keputusan dan operasional yang lebih efektif.
Bagi KBA, partisipasi dalam IISAR menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara industri teknologi kelautan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam aktivitas maritim, termasuk sektor search and rescue (SAR). Forum dan interaksi yang berlangsung selama kegiatan membuka ruang untuk bertukar wawasan mengenai tantangan operasional, perkembangan teknologi, serta kebutuhan nyata di lapangan.
Di tengah kondisi kedaruratan dan bencana yang semakin kompleks, sinergi antara teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan kolaborasi lintas sektor menjadi semakin penting. Teknologi yang tepat perlu berjalan beriringan dengan kesiapan personel dan koordinasi antarpihak agar dapat memberikan manfaat yang optimal dalam berbagai situasi di perairan.
Melalui kehadiran Yamaha Marine dan Garmin, KBA berharap dapat terus menjadi bagian dari perkembangan ekosistem kelautan Indonesia dengan menghadirkan teknologi yang relevan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong aktivitas di perairan yang semakin aman, efektif, dan terhubung.



PT Karya Bahari Abadi (PT KBA) contribute to indonesia by providing water transportation product complete with support and after sales service across Indonesia. 